Prancis melaju ke semi final, Mbappe berpeluang raih 'Golden Boot'

Sumber gambar, Rob Newell/CameraSport via Getty Images
Kylian Mbappe mencetak gol kedelapan di Piala Dunia 2026 sekaligus menebus kegagalannya mencetak gol penalti. Prancis tampil terlalu kuat bagi Maroko dan melaju ke babak semifinal.
Prancis dihadiahi tendangan penalti pada babak pertama setelah Mbappe dilanggar bek Manchester United, Noussair Mazraoui.
Tapi, eksekusi penalti Mbappe yang kurang sempurna dengan mudah diamankan kiper Yassine Bounou.
Penyerang Real Madrid itu menebus kesalahannya pada menit ke-60 lewat tendangan melengkung yang brilian dari tepi kotak penalti dan membuat Prancis unggul.
Enam menit kemudian, pemegang Ballon d'Or, Ousmane Dembele, menggandakan keunggulan Prancis.
Dia diberi ruang untuk menusuk pertahanan Maroko sebelum melepaskan tembakan mendatar ke gawang Bounou.
Mbappe dan Messi bersaing rebut 'Sepatu Emas'
Gol Mbappe membuatnya sejajar dengan Lionel Messi dalam daftar pencetak gol terbanyak turnamen ini.
Tetapi, penyerang Prancis itu kini berada di posisi terdepan dalam perebutan Sepatu Emas (Golden Boot) karena mengoleksi lebih banyak assist ketimbang eks rekan setimnya di Paris Saint-Germain tersebut.
Keduanya juga terlibat persaingan menarik dalam perebutan status pencetak gol terbanyak sepanjang masa Piala Dunia.
Baca juga:

Sumber gambar, Kevin C. Cox/Getty Images
Mbappe yang kini berusia 27 tahun telah mengoleksi 20 gol, hanya terpaut satu gol dari rekor 21 gol milik Messi yang berusia 39 tahun.
Prancis, juara dunia dua kali yang kalah dari Argentina melalui adu penalti pada final Piala Dunia 2022, akan menghadapi Spanyol atau Belgia di semifinal yang berlangsung di Dallas pada Rabu (15/07) dini hari.
Maroko gagal melakukan perlawanan
Prancis menjuarai Piala Dunia pada 1998 dan 2018, dan banyak pihak menjagokan mereka untuk kembali mengangkat trofi pada 19 Juli mendatang.
Menjelang perempat final ini, mantan penyerang Inggris Ian Wright menyebut tim asuhan Didier Deschamps sebagai "salah satu favorit paling jelas untuk menjuarai Piala Dunia yang pernah saya lihat".
Laga melawan Maroko—ulangan semifinal Piala Dunia 2022 yang juga dimenangi Prancis dengan skor 2-0—diperkirakan akan menjadi ujian terberat mereka sejauh ini di turnamen.

Sumber gambar, Brad Smith/ISI Photos/ISI Photos via Getty Images
Namun, Maroko yang menempati peringkat ketujuh dunia gagal memberikan ancaman berarti.
Mereka baru mencatatkan satu-satunya tembakan tepat sasaran pada menit ke-83 saat sudah tertinggal dua gol.
Secara keseluruhan, Maroko hanya melepaskan lima percobaan tembakan, dengan empat di antaranya melenceng dari sasaran.
Niat Prancis untuk mendominasi pertandingan sudah terlihat sejak awal.
Mbappe memaksa Yassine Bounou melakukan penyelamatan melalui tendangan dari jarak sekitar 25 yard, sebelum sang kiper kembali menggagalkan sundulan Dayot Upamecano dari situasi sepak pojok berikutnya.

Sumber gambar, Brad Smith/ISI Photos/ISI Photos via Getty Images
Ousmane Dembele dan Adrien Rabiot juga sempat membuang sejumlah peluang, sebelum Mbappe gagal mengeksekusi penalti.
Sang penyerang harus menunggu lebih dari tiga menit untuk mengambil tendangan penalti karena wasit video (VAR) memeriksa kemungkinan pelanggaran.
Setelah itu, Mbappe melakukan ancang-ancang sebelum melepaskan tendangan rendah ke sisi kanan gawang yang dengan mudah diamankan oleh Bounou.
Prancis paling produktif di Piala Dunia
Namun, Prancis tetap memegang kendali pertandingan.
Tendangan Desire Doue berhasil ditepis, sementara bek Aston Villa Lucas Digne hampir menambah keunggulan ketika sepakan jarak jauhnya membentur mistar gawang setelah mendapat sentuhan tipis dari Bounou.
Gol bagi Prancis tampak hanya tinggal menunggu waktu.
Dua gol yang tercipta dalam rentang enam menit pada babak kedua pada akhirnya mengakhiri perlawanan Maroko dan memastikan hasil pertandingan.
Satu-satunya kekhawatiran bagi Prancis adalah kondisi Mbappe saat ditarik keluar pada menit ke-77 untuk digantikan penyerang Crystal Palace, Jean-Philippe Mateta.

Sumber gambar, MAURICE VAN STEEN / ANP via Getty Images
Penyerang berusia 27 tahun itu terlihat mengompres pergelangan kaki kanannya dengan es di bangku cadangan.
Namun, seusai pertandingan, Mbappe menunjukkan bahwa masalah tersebut tampaknya tidak serius.
Dia terlihat melompat dan merayakan kemenangan bersama rekan-rekan setimnya setelah Prancis mencatat kemenangan keenam secara beruntun di turnamen ini.
Selain memiliki salah satu pencetak gol terbanyak turnamen dalam diri Mbappe, Prancis kini juga menjadi tim paling produktif di Piala Dunia ini dengan torehan 16 gol dari enam laga.
Mereka tetap menjadi tim yang harus dikalahkan di Piala Dunia kali ini.





























