Kisah pengajar mengaji bahasa isyarat: 'Senyum mereka kebahagiaan saya, tidak saya tukar dengan rupiah'
Kisah pengajar mengaji bahasa isyarat: 'Senyum mereka kebahagiaan saya, tidak saya tukar dengan rupiah'
Telah diterbitkan
Selama lima tahun terakhir, Mohtar Efendi mendampingi penyandang tuli di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, untuk belajar membaca Al-Qur'an.
Mohtar menjalankan peran ini secara sukarela, tanpa digaji.
"Saya bisa mendampingi mereka mengaji, belajar Al-Qur'an bahasa isyarat, ada kebahagiaan tersendiri dalam hati saya, yang tak ternilai harganya. Makanya saya semangat, tidak saya tukar dengan rupiah," katanya.
Video produksi: Lesthia Kertopati dan Mustopa






